Kamis, 12 Juli 2012

Untitled...


Sore ini aku sedang tertidur, dan bermimpi sangat indah sekali. Aku berharap tidak ada seorang pun yang membangunkanku sampai dia benar-benar pergi meninggalkan ku. Seandainya Tuhan memberikanku satu permintaan sebelum dia benar-benar pergi, aku berharap Dia menghentikan dimensi waktu ku dengannya, biar aku dapat bersamanya, terus sampai dia benar-benar pergi.

Seandainya Engkau tak memberiku satu permintaan, aku akan berdoa agar matahari tak cepat turun ke peraduan atau badai datang sehingga aku bisa bersamanya menjaganya, terus sampai dia benar-benar pergi. Pergi meninggalkanku sendiri, diantara kesepian yang paling sepi dan dalam kegelapan malam yang paling gelap, pekat, sampai aku sama sekali tidak dapat melihat kembali keindahan mimpi itu, melihat keindahan dia.

Sebelum dia benar-benar pergi, aku ingin mengatakan sesuatu yang sebenarnya dia pun tahu dan aku pun tahu apa yang akan dia jawab. Tapi, dengan mengungkapkan hal itu dia akan pergi meninggalkanku, biarkan aku yang merasakan sendiri perasaan ini, biar hanya sampai ujung kerongkonganku saja, tidak perlu tumpah dan dia pun akhirnya meninggalkanku, sungguh aku tak ingin seperti itu. Walaupun akhirnya dia pun benar-benar pergi dan aku terbangun, aku masih sendiri.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar